4 Comments

  1. Apa yang mahal di Finlandia (untuk orang yang dianggap gaji pas-pasan, tergantung lifestyle masing-masing juga)
    1. Biaya kontrak/beli rumah karena langka nebeng hidup orang tua/mertua. Bahkan sampai sekitar 30% nett gaji rendah, kadang untuk bayar kontrakan. Kepemilikan rumah untuk orang normal biasanya tanpa warisan, jadi normal beberapa orang mengambil KPR dg minim DP about 10%.

    2. Pajak, semua dipotong pajak penghasilan progresif. Semakin besar pendapatan, semakin besar pajaknya. Termasuk tunjangan pengangguran, pedagang kaki lima/pemilik warung kecil, tukang antar makanan online, tukang momong kaya aku. Tapi semua bayar pensiun juga, jadi nanti kalo tua, gak perlu minta ke anak untuk kebutuhan hidup saat sudah tidak mampu bekerja.

    3. Harga jajan, pajak barang jajan enak2 itu tinggi, kaya permen, minuman beralk0h0l, r0k0k dll

    4. Hiburan & hobby banyak yg mahal, wlpn byk juga pilihan yg gratis. Tp kaya nonton, karaoke, teater, konser, playground indoor, sepakbola, tennis, figure ice skating, ski, berkuda, kursus alat musik dll mahal.

    5. Baju menurutku gak mahal krn tergantung style masing2, byk barang2 branded malah lbh murah di luar negeri. Termasuk ada pilihan ke 2nd hand dimana itu adalah hal normal pakai barang bekas di Finlandia tanpa gengsi.

    6. Servis, segala macam tukang listrik, tukang bangunan, tukang pijat, tukang2 mahal, salon

    7. Perawatan kendaraan bermotor, untuk pajak dan perawatannya lumayan mahal wlpn harga kendaraan bekas di Finland tergolong murah stlh keluar dr dealer. Wajib melakukan uji kelayakan setiap tahun, apabila tidak lolos, harus diperbaiki dg jangka waktu tertentu kalo mau tetap di pakai. Bengkel lumayan mahal.

    8. Bahan kebutuhan pokok menurutku masih standar dg gaji, walaupun banyak orang mengeluhkan inflasi. Tp aku pernah tinggal di negara2 lain yg menurutku bahan makanan mereka lebih mahal dibandingkan pendapatan masyarakatnya. Bagusnya di bbrp negara lain ada alternatif kebutuhan pokok di pasar tradisional misalnya, walaupun kualitasnya belum ada jaminannya/melalui quality control ketat sprti produk supermarket. Sementara di pasar tradisional Finlandia banyak bahan kebutuhan pokok yg lebih mahal drpd di supermarket.

    9. Lifestyle, kalo mau mengikuti gaya hidup di Finlandia itu mahal. Tempat tongkrongan mahal. Orang kalangan atas di Finlandia gak terlalu banyak. Disebut kalangan milyuner di Finland sekitar 1255-1500 orang aja. Unfortunatelly ada homeless sekitar 3400an orang di tahun 2023 dg jumlah penduduk sekitar 5jt jiwa dg perekonomian yg menurutku bagus.

    Untungnya nyekolahin anak gratis bisa sampe kuliah & iuran kesehatan hanya untuk orang dewasa, anak2 gak perlu bayar toh mereka blm berpenghasilan. Sehingga setiap keluarga bisa merubah nasib perekonomiannya.

    Ada lagi yg mau nambahin? #chimyinfinland #finlandia #chimybiayahidup

Leave A Reply